Lanjut Kuliah? Inilah Tiga Alokasi Biaya Kuliah S2 yang Butuh Dana Besar

tiga alokasi biaya kuliah s2 yang butuh dana besar


Selamat malam, teman-teman semua.

Apakah kalian punya rencana untuk lanjut kuliah setelah gelar sarjana sudah berada dalam genggaman? Bila jawabannya adalah iya, sebaiknya teman-teman melakukan survei terlebih dahulu rincian biaya kuliah S2 yang membutuhkan dana besar, khususnya untuk program studi yang teman-teman inginkan. Untuk biaya pendaftaran, tes TPA, EPT dan jas almamater tentu masih dalam jangkauan kita.


Tiga alokasi biaya kuliah S2 yang butuh dana besar:


1. Biaya Operasional Pendidikan (BOP) 

Untuk tiga alokasi biaya kuliah S2 yang butuh dana besar, biaya pertama ini sering disebut sebagai biaya semesteran karena memang harus dibayar per semester. Besarnya biaya bervariasi antara perguruan tinggi yang satu dan lainnya, termasuk pula program pendidikan (program studi satu dengan program studi yang lain). Meski masih satu perguruan tinggi, besarnya bisa berbeda, yaitu sekitar Rp 7,5 juta sampai Rp 12,5 juta (perguruan tinggi negeri/PTN). 

Untuk Biaya Operational Pendidikan (BOP) ini, antara perguruan tinggi negeri (PTN) dengan perguruan tinggi swasta (PTS) tidak jauh berbeda. Biaya kuliah di PTS umumnya 50 jutaan untuk 4 semester. Hampir sama dengan PTN kan teman-teman? Persamaan keduanya bisa dilihat dari biaya semesteran tertinggi di PTN diakumulasikan selama empat semester. 

Sedangkan untuk perbedaannya, dana BOP yang diberlakukan PTN biasanya sudah mencakup biaya UTS dan UAS. Sedangkan untuk PTS, ada biaya tambahan untuk UTS dan UAS-nya. Besarnya sekitar 4-7 juta, tergantung kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Oleh karena itu, teman-teman perlu mempertimbangkan biaya tambahan ini jika memutuskan untuk memilih PTS.


tiga alokasi biaya kuliah s2 yang butuh dana besar



2. Dana Pengembangan Pendidikan (DP) 

Dana kedua untuk biaya kuliah S2 yang membutuhkan biaya besar adalah dana pengembangan pendidikan (DP) yang biasa dibayar sekali saja selama masa kuliah berlangsung. Sesuai dengan namanya, dana ini dialokasikan untuk segala hal yang bisa menunjang perkembangan dan kualitas pendidikan di perguruan tinggi tersebut. 

Tentu saja biaya ini tidak bisa diambil lagi meski di tengah jalan, teman-teman memutuskan untuk mutasi, atau berpindah tempat kuliah agar lebih dekat dengan tempat tinggal, kos-kosan, atau tempat kerja. Jadi lebih baik pastikan dengan seksama dan memilih dengan mantap program studi yang sesuai dengan passion dan background S1 teman-teman. 


3. Biaya Penelitian Tesis 

Biaya atau dana selanjutnya yaitu biaya penelitian tesis. Meski tetap menjadi skala prioritas, teman-teman masih bisa meletakkannya di akhir, setelah BOP dan DP. Hal ini dikarenakan pembayarannya memang dikhususkan untuk biaya penelitian tugas akhir sebelum teman-teman benar-benar berhak meraih gelar magister. 

Beda halnya jika melakukan penelitian bersama dengan dosen teman-teman, maka biaya penelitian bisa ditekan seminimal mungkin. Caranya dengan melakukan proyek yang sama sehingga bahan atau materi tesisnya pun sama. 

Biaya penelitian tesis ini bisa diperoleh dari dua cara, yaitu dana pribadi dan hibah atau bantuan. Untuk dana pribadi biasanya sebagian besar biaya penelitian ditanggung oleh peneliti, yaitu dosen pembimbing dan sedikit tambahan biaya dari teman-teman selaku pembuat tesis. Sedangkan untuk dana bantuan, semua biaya penelitian ter-cover, jadi peneliti tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk penelitian ini. 

Selain itu, biaya ini sudah termasuk kebutuhan pratesis, alias proposal. Untuk beberapa program studi, ada biaya kuliah S2 tambahan yang juga tidak kalah besar, yaitu residensi.

Jadi setelah mengetahui tiga alokasi biaya kuliah S2 yang butuh dana besar, temman-teman bisa segera berencana untuk melakukan penelitian sendiri atau melakukan proyek bersama. Pilih mana?


Baca juga: Tips Anti Kekurangan dalam Mempersiapkan Dana untuk Mudik Lebaran 2018
Baca juga: Prive Uri-cran, Solusi Alami Cegah Anyang-anyangan
Baca juga: Honor 9 Lite, Smartphone untuk Generasi Masa Kini

Tidak ada komentar