Setiap Hari adalah Waktunya untuk Belajar

Setiap hari adalah waktunya untuk belajar.

Ya, karena berproses butuh waktu yang panjang, bukan semudah membalikkan telapak tangan.

Mohon maaf kalau postingan ini bisa dikatakan sebagai salah satu postingan curhat Anin. Semoga masih ada yang mau membaca tulisan ringan slash tjurhat ini. Then here we go. 1... 2... 3...


setiap hari adalah waktunya untuk belajar


Ada banyak hal yang terjadi beberapa bulan ini. Ya, ada banyak hal baik yang membahagiakan atau malah membuatku meneteskan air mata. Bukan, bukan air mata bahagia, you know what I mean, right? Tidak, aku tidak akan menceritakan semua hal dalam hidup. Cukup beberapa hal saja, yang membuatku belajar banyak hal.

Dalam beberapa waktu ini aku belajar untuk mengikhlaskan. Bahwa hidup tak selalu seperti yang kita rencanakan. Sometimes, we need to take a step back to move two steps forward.

Well, menjadi seseorang yang sukanya jalan-jalan dan jenis pekerjaannya bisa dikerjakan di mana saja ternyata mengundang bisik-bisik tetangga.

Nin, kamu mau ke mana lagi? Nin, jadi kamu tuh enak banget ya kerjaannya cuma goyang kaki di rumah terus duit mengalir terus. Resign dari kantor dan sekarang santai banget kamu, Nin? Kok kamu jalan-jalan nggak pernah mau ajak aku sih, Nin?

Dan nyinyiran dalam berbagai bentuk tak kunjung usai. Memang benar. Never explain yourself. Your friends don't need it. Your enemies don't believe it.

Tak akan ada yang percaya bahwa dalam kenyataannya aku harus menabung beberapa waktu untuk bisa pergi ke satu tempat. Bahwa aku dari dulu dididik untuk berusaha sendiri terlebih dahulu serta tidak segampang itu meminta uang pada orang tua. Bahwa seringkali demi menghemat ini, aku harus berpikir berkali-kali saat ingin membeli sesuatu.

Apakah ada yang percaya? Nope. I don't think so. Makanya, setiap hari adalah waktunya untuk belajar. So yeah, never explain yourself to anyone. I learned my lesson. Biarkan orang-orang nyinyir, Anin tetap berlalu huahaha.

Nin, kamu pernah nggak sih bener-bener hopeless sampai-sampai nggak tahu mau ngapain lagi? Pernah dong, karena aku juga manusia. Ada saatnya aku bener-bener pasrah dan berserah, menyerahkan semuanya kepada Allah. Karena aku yakin, Allah tahu apa yang terbaik untukku. Karena aku yakin, pasti ada alasan di setiap kejadian.

setiap hari adalah waktunya untuk belajar
Sumber gambar: pixabay


Yang terpenting sekarang adalah tetap berproses untuk jadi lebih baik. Terus belajar setiap harinya. Berusaha dengan tekun, tetap gigih demi mencapai tujuan yang kamu inginkan. Be the best version of you, today and tomorrow.

Apa yang kamu miliki sekarang, belum tentu masih kamu miliki esok hari. Tapi keteguhan dan kebaikan yang akan membantumu melalui semua. Tetaplah kuat, duhai diri. Kamu punya dirimu dan keluarga menunggumu di rumah. Kamu punya teman-teman. Kamu punya Allah. Kamu tidak pernah sendiri bukan?

Dan jika nanti kamu gagal, tidak apa-apa. Perjalanan masih panjang. Kita masih bisa kembali mengulang dan memperbaiki tujuan. Kita akan kembali belajar dari kesalahan dan kegagalan. Kembali lagi, setiap hari adalah waktunya untuk belajar. Dari apa saja, siapa saja, di mana saja, kapan saja.

Yak, mari kita sudahi sebelum postingan ini terlalu lebar pembahasannya. Semoga aku dan teman-teman bisa mengambil seseatu hal yang bermanfaat dari postingan ini. See ya in my next blogpost... ^^

Tidak ada komentar